MES – IPOT Beri Strategi Cuan dalam Investasi

Peserta Sharia Investor Forum 2020

Jakarta – Pasar modal syariah mencatat perkembangan yang baik di tahun 2019, hal itu kemudian dibarengi dengan melonjaknya investor pasar modal syariah di Indonesia. Dilansir dari data bursa efek Indonesia, disebutkan bahwa Investor syariah di pasar modal Indonesia tumbuh signifikan. Total investor syariah per Januari 2020 mencapai 70.132 atau meningkat 2,2% dari akhir 2019 yang mencapai 68.599 investor.

Mengetahui hal tersebut, maka Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bahana TCW Investement Management dan PT Indopremier Sekuritas (IPOT) menggelar Sharia Investor Forum 2020 bertajuk “Review Pasar Modal Syariah 2019 dan Outlook Pasar Modal Syariah 2020” di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2020.

PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) adalah perusahaan penyedia jasa keuangan terintegrasi di bidang pasar modal yang telah mendapat sertifikasi syariah dari DSN MUI.

Sharia Investor Forum ini dihadiri kurang lebih 90 peserta dengan menghadirkan narasumber Director of Chief Economist Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat, Central Board of Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Dr. Adiwarman A. Karim dan Head of Islamic Capital Market Indonesia Stock Exchange Irwan Abdalloh.

Lebih lanjut, forum yang bertajuk “Review Pasar Modal Syariah 2019 dan Outlook Pasar Modal Syariah 2020″ ini merupakan acara edukasi terkait pasar modal syariah di Indonesia. “Harapan diselenggarakanya Sharia Investor Forum ini yaitu para investor nantinya benar-benar mengaplikasikan literasi yang diperoleh guna menyusun strategi investasi yang tepat untuk mencapai keberkahan finansial pada 2020.” Ujar Indah selaku perwakilan dari IPOT.

Dalam forum tersebut peserta dibekali dengan informasi terkait pertumbuhan pasar modal syariah dan literasi seputar investasi dengan menerapkan konsep syariah, seperti yang telah dijelaskan oleh Budi Hikmat dalam mengaplikasikan strategi perencanaan nabi Yusuf. “Ia menjelaskan bahwa investasi itu sama dengan menanam keberuntungan. Keberuntungan yang dimaksud adalah peningkatan sepanjang waktu mulai dari pokok investasi yang dapat kembali, keuntungan yang memuaskan dan mudah dijual termasuk pokok investasinya.”

Sumber : MES