JAKARTA — Pegadaian Syariah menargetkan Outstanding produk mencapai Rp 8 triliun pada tahun ini. Senior Manajer Unit Usaha Syariah, Hendratmo menyampaikan tahun ini Pegadaian Syariah fokus pada pembiayaan Arrum Haji, kemudian diikuti oleh Tabungan Emas.

Saat ini total tabungan emas telah mencapai satu ton. Secara umum, Pegadaian Syariah menargetkan pertumbuhan 29,24 persen pada 2019 untuk total bisnisnya.

Per Desember 2018, total Outstanding Loans (OSL) sebesar Rp 6,946 triliun atau mencapai 104 persen target. Pegadaian divisi syariah memiliki delapan produk. Untuk Gadai Syariah terdiri dari Rahn, Flexi, dan Bisnis. Kemudian Arrum termasuk dengan jaminan BPKH dan Emas.

Arrum haji adalah layanan yang memberikan kemudahan pendaftaran dan pembiayaan haji. Jaminannya berupa emas sebesar 3,5 gram. Selanjutnya ada produk Amanah dan Rahn Tasjily Tahah (RTT).

OSL untuk Gadai tercatat Rp 4,464 triliun per 31 Desember 2018, tumbuh 19,95 persen secara yoy. Sementara untuk Arrum tumbuh 46,89 persen yoy menjadi Rp 920 miliar. Meski tidak mencapai target 2018 secara keseluruhan yakni Rp 1,1 triliun.

Arum mikro tumbuh 75,37 persen, menjadi Rp 376 miliar. Arrum haji tercatat Rp 337,03 miliar, tumbuh 54,36 persen yoy. Target total Arrum 2019 adalah tumbuh 39 persen menjadi Rp 1,2 triliun.

OSL untuk Amanah tercatat Rp 1,478 triliun, tumbuh 235,41 persen yoy. Target 2019 bisa tumbuh 85 persen menjadi Rp 2,747 triliun. Sementara untuk produk baru RTT, capaian terbaru per Maret 2019 yakni Rp 41 miliar.

Sumber : Republika

Website : Pegadaian Syariah