PT Pegadaian (Persero) dalam hal ini Unit Usaha Syariah, Pegadaian Syariah bersama mitra lain kembali berpartisipasi melaksanakan program Mudik Gratis. Pegadaian Syariah bersama mitra – mitra lain dan  Nahdlatul Ulama (NU) telah memberangkatkan 3.000 peserta mudik gratis dari depan Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Daan Mogot, Jakarta Barat pada Kamis (30/5/2019) dimulai pukul 13.00.

Tahun 2019 ini, merupakan tahun keempat, secara berturut turut PT Pegadaian (Persero) berpartisipasi dalam program MUDIK GRATIS NU. Ribuan pemudik itu diberangkatkan menggunakan angkutan lebaran bus jurusan berbagai daerah.

Pemberangkatan mudik tersebut sebagai bagian dari acara MUDIK GRATIS NU yang menggunakan moda transportasi bus, digagas oleh lembaga Ta’mir Masjid Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (LTM PBNU). Peserta hanya cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas pendukung lainnya.

Tujuan diadakannya acara Mudik Gratis NU ini adalah untuk memfasilitasi para jama’ah dan warga NU yang hendak berkumpul bersama keluarga di tempat asal masing – masing untuk memperingatin momen lebaran tahun ini.

Ingatkan pemudik cek kesehatan

Para peserta program mudik gratis NU ini dilepas oleh Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian (Persero) Damar Latri Setiawan, kepala Unit Usaha Syariah Rully Yusuf, Ketua Umum PBNU KH. Prof. DR Said Aqil Siraj, MA, Ketua PBNU Bidang Takmir dan Dakwah KH Abdul Manan A Ghani, Ketua LTM PBNU KH Mansyur Syaerozi dan tokoh – tokoh lainnya.

Dalam sambutannya, Damar Latri Setiawan, mengingatkan agar para pemudik memperhatikan aspek kesehatan selama perjalanan mudik ke kampung halaman.

Dia menyampaikan, meski saat ini infrastruktur untuk menunjang pemudik telah dibangun, tetapi pemudik harus memperhatikan kesehatan selama perjalanan mudik. Damar meminta para pemudik untuk memanfaatkan rest area untuk beristirahat jika kelelahan atau mengantuk.

Selain itu, dia meminta para pemudik untuk tidak memaksakan diri saat berkendara.

“Saya mengharapkan kalau mau pulang mudik dipersiapkan sebelumnya. Jaga kesehatan kita, bila mana lelah ngantuk satu detik mengantuk. Rest area ada posko kita bisa beristirahat dan juga bisa cek kesehatan,” jelasnya.

Sedangkan untuk agenda BALIK GRATIS NU, akan diadakan 15 Juni 2019 dari beberapa tempat di Jawa Timur

Seperti diketahui, puncak arus mudik lebaran tahun ini diprediksi jatuh pada tanggal 31 Mei 2019 (H-5).

Diprediksi 1.383.830 kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode arus mudik yang dihitung sejak tanggal 29 Mei 2019 (H-7) hingga 4 Juni 2019 (H-1).

Kontributor : Tri Antoro (Pegadaian Syariah)