Jakarta – Kamis (9/5) telah berlangsung acara Workshop Hunian Islami dengan tema “Hunian Islami: Kaidah atau Sekadar Istilah?” terselenggara workshop ini berkat kerjasama antara Masyarakat Ekonomi Syariah dengan Bank Syariah Bukopin yang berlokasi di Griya Gandaria, Jakarta Selatan.

Mahendra Adinegara Pengurus Pusat MES berharap setelah workshop ini berlangsung, literasi mengenai Hunian Islami bisa terus berkembang dan berkesinambungan. Lanjutnya Mahendra mengatakan masyarakat diharapkan memahami konteks hunian islami itu sendiri sehingga pemeran utama yang diharapkan kedepannya adalah masyarakat itu sendiri baik secara individu ataupun pengembang.

Hadir juga Sekretaris Jenderal MES, Edy Setiadi memberikan closing speech mengenai workshop hari ini yang berjalan sukses dan merupakan kegiatan yang bermanfaat untuk mengetahui kondisi ekonomi syariah saat ini khususnya di bidang hunian islami.

Workshop ini dihadiri oleh 60 peserta dari berbagai latar belakang mulai dari pengusaha properti, komunitas, mahasiswa, pelaku perbankan, hingga menarik minat masyarakat umum lainnya. Rangkaian acara disusun sambil menunggu waktu berbuka puasa dengan materi yang disampaikan oleh beberapa narasumber antara lain, Iwan Kurniawan selaku Komite Bidang Arsitektur, Properti dan Kawasan Hunian Islami, Dewan Syariah Nasional MUI Moch. Buchori Muslim dan Direktur Utama Bank Syariah Bukopin.

Moch. Buchori Muslim dalam pemaparan materinya menyatakan syarat utama sebuah rumah Islami ditentukan dari konsep rumah dan penghuninya. Konsep rumah yang dimaksud ada pada akad pembelian yang harus sesuai dengan syariah. Sementara konsep syariah pada penghuninya terletak pada rumah tangga yang baiti jannati atau rumah ku adalah surgaku, sehingga tercipta lah Konsep Hunian Islami yang sempurna.
Sumber : www.ekonomisyariah.org