Jakarta ~ Masyarakat Indonesia kini tengah mengalami peningkatan inklusifitas nilai-nilai beragama sebagai pedoman hidup, khususnya umat Islam. Hal itu dapat dilihat dari jumlah investor syariah di pasar modal yang terus mengalami pertumbuhan.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), per Desember 2018 terjadi peningkatan jumlah investor pasar modal syariah sebesar 92 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencetak 44.536 investor pasar modal syariah.

Prospek ini diperkirakan semakin cerah mengingat Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah merilis fatwa yang mengatur prinsip syariah bagi transaksi di pasar modal sejak tahun 2001, dan masih terus melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap berjalannya industri keuangan syariah agar masyarakat nyaman dalam memilih investasi ini.

Perencana keuangan dan investasi syariah Putri Madarina menerangkan, memahami investasi syariah bukan sesederhana perkara halal dan haram saja. Namun, mengerti esensi dari prinsip syariah itu sendiri.

Keistimewaan investasi syariah adalah azas bermanfaat bagi sesama, serta menjunjung keadilan melalui sistem bagi hasil yang disepakati di awal seperti dalam reksa dana syariah.

“Jika Anda terpanggil dengan value hidup yang seperti itu, maka investasi syariah adalah pilihan yang tepat,” tambah Puma, Jumat (10/5).

Menurut Puma, investasi syariah juga dapat menjadi pilihan bagi investor dari berbagai kalangan, tidak hanya umat Muslim saja, karena karakteristik produk syariah yang selektif dalam memilih emiten dapat berpotensi meraih return yang optimal sehingga layak bersaing dengan produk konvensional.

Lebih lanjut, ia menyampaikan perempuan Muslim di kota-kota besar semakin aktif bergabung dalam forum pengajian. Dari komunitas yang telah terbentuk tersebut bisa menyampaikan informasi investasi syariah.

“Ketertarikan mereka terhadap agama Islam bisa membawa pencerahan bagi mereka untuk mengenal konsep investasi yang resmi dan legal di pasar modal, yang paling efisien dalam kesempatan ini ialah investasi syariah,” pungkas Puma.

Sumber : Sharianews