Solusi pembelajaran digital (e-Learning) telah menjadi daya tarik dalam beberapa tahun terakhir. Banyak perusahaan yang merasakan pembelajaran digital lebih efektif untuk melatih para karyawan mereka karena fleksibilitas dan kepraktisannya dibanding kelas konvensional. Berbagai studi menyampaikan fakta bahwa e-learning sebagai sarana untuk pelatihan telah meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis hingga 50%. Sehingga, lebih dari 41,7% perusahaan dunia telah menggunakan beberapa metode pembelajaran digital untuk melatih karyawan mereka. Jumlah ini diperkirakan akan tumbuh secara eksponensial di masa depan.

Sementara itu, penting bagi sebuah industri untuk memelihara budaya belajar melalui pelatihan jika menginginkan kemajuan. Munculnya teknologi baru dalam pembelajaran telah membuat tugas lebih mudah. Industri semakin menyadari bahwa pembelajaran online sama efektifnya dengan pelatihan bersama instruktur di kelas. Data yang mendukung kenyataan tersebut, yaitu industri e-learning mengalami pertumbuhan 900% sejak tahun 2000. Kini 42% perusahaan telah mengalami peningkatan pendapatan melalui e-learning

E-learning telah terbukti menjadi cara pembelajaran yang menjanjikan dengan berbagai solusi yang ditawarkan seperti materi interaktif, ujian / simulasi, video learning, webinar, dan sertifikasi. Pertumbuhan industri e-learning diperkirakan tidak akan berhenti. Pertumbuhannya antara 2016 dan 2023, diperkirakan melebihi $ 240 miliar. Peningkatan tajam e-learning akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Berikut adalah beberapa keunggulan e-learning yang sangat inovatif:

Interaksi Langsung

E-learning memiliki pendekatan yang lebih terstruktur untuk pembelajaran. Tampilan visual adalah salah satu komponen terpenting dari bagaimana e-learning disampaikan. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan peningkatan konsentrasi pada peserta didik. Bahkan, survei telah menunjukkan bahwa 40% pelajar lebih cenderung bereaksi lebih baik terhadap informasi visual dari pada teks. Dengan metode interaksi langsung dalam materi, ujian / simulasi, video learning, webinar, menjadikan peserta dapat mengalami situasi kerja nyata yang membantu mereka untuk bersiap menghadapi segala tantangan dalam pekerjaan mereka. Oleh karena itu, karyawan lebih cenderung menerapkan apa yang mereka pelajari secara langsung dalam pekerjaan mereka, yang mengarah lebih banyak pada produktivitas.

 

Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Pembelajaran e-learning menjadikan biaya (cost) berkurang secara signifikan, disamping itu juga sangat ramah lingkungan. Perusahaan dapat memangkas biaya instruktur, lokasi, dan transportasi. Dengan menggunakan layanan online, karyawan tidak perlu khawatir berpindah tempat untuk mengikuti pelatihan. Mereka dapat mengakses materi baru dari tempat manapun dengan nyaman.

 

Self Learning

Rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan peserta memungkinkan perusahaan menargetkan dengan tepat pencapaian yang harus diraih dari setiap peserta yang mengikuti e-learning. Karyawan dapat dinilai dan dilatih sesuai dengan apa yang diperlukan untuk peran mereka. Sehingga peserta perusahaan mempersiapkan mereka untuk mengeluarkan potensi terbaik dalam pekerjaan mereka. Pelatihan model ini memungkinkan karyawan menjadi lebih produktif dan efisien dalam peran mereka di perusahaan. Pada akhirnya, mereka lebih termotivasi dan terlibat dalam pekerjaan mereka.

 

Pembelajaran Terpantau

Salah satu keuntungan besar e-learning adalah peserta dapat dipantau progress belajarnya. Hal ini berbeda dari pelatihan di kelas, di mana instruktur dan catatan diminta untuk memberikan wawasan tentang kinerja peserta. Dengan e-learning, peserta dapat mengakses kinerjanya secara keseluruhan dan mencari tahu di mana mereka mengalami kemajuan dan di mana lebih banyak perbaikan diperlukan. Oleh karena itu, mereka lebih termotivasi lebih baik untuk mendapatkan sertifikasi berharga di akhir program. Terkadang, ketiadaan instruktur mengarah pada pelajar yang mandiri dan bertanggung jawab. Menurut sebuah survei oleh McGraw-Hill Education, 77% peserta mengatakan teknologi adaptif telah membantu meningkatkan nilai dan 48% peserta mengatakan teknologi membantu mereka menghemat waktu.

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa e-learning memiliki dampak besar pada bagaimana informasi diproses oleh otak kita. Pembelajaran digital telah terbukti menjadi metode pembelajaran yang fleksibel, mudah diakses, dan praktis untuk peserta. Hal ini menghasilkan tingkat penyelesaian materi yang lebih tinggi karena peserta didik lebih terlibat dan termotivasi untuk memperoleh lebih banyak pengetahuan.

Sumber : TrainingMag