Makassar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan siap mendukung penyusunan roadmap ekonomi syariah di tingkat regional. Hal ini dinyatakan oleh Direktur BI Sulsel, Endang Saputra menanggapi rencana penyusunan rencana strategi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Sulawesi Selatan pada diskusi bertajuk Focus Group Discussion: Dialog Ekonomi dan Keuangan Syariah kerja sama Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) pada Rabu, 11 Desember 2019.

“Kami akan mensupport penuh gagasan ini, terutama bagi MES Sulsel dalam melakukan kunjungan studi banding ke sejumlah daerah,” ujar Endang.

Sebagaimana diketahui, KNKS melalui Kementerian PPN/Bappenas telah menerbitkan Masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024 pada Mei 2019. Seremoni peluncuran masterplan ini dilakukan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dalam diskusi dibahas bahwa implementasi masterplan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, tidak terkecuali pemerintah daerah melalui berbagai kebijakan yang mendukung di tingkat regional. Selanjutnya disepakati bahwa perlu adanya rencana strategi yang dapat diterapkan di daerah untuk menyesuaikan dengan tantangan dan peluang di daerah tersebut.

“Kami bersama MES sudah melakukan kunjungan juga ke Aceh dan Sumatera Barat. Alhamdulillah sejumlah inisiatif sudah mulai ditindaklanjuti, salah satunya adalah terkait konversi Bank Pembangunan Daerah” ujar Direktur KNKS, Ronald Rulindo dalam pemaparannya.

Hadir mengikuti diskusi sejumlah perwakilan dari KNKS, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, OJK Kantor Regional VI Sulampua, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pimpinan Grup Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar, dan Pengurus Wilayah MES Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ke depannya, kami mempertimbangkan usulan untuk menyusun roadmap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional. Ini penting sebab setiap wilayah memiliki tantangan dan peluangnya masing-masing,” tutup Ronald.

Sumber : MES